Penulis:
- Gigih Darma Permadi
- Dr. Palmizal A. S.Pd., M.Pd.
- Dr. Hendri Munar, S.Pd., M.Pd.
- Prof. Dr. Drs. Ilham, M.Kes.
- Dr. Ugi Nugraha, S.Pd., M.Pd.
- Dr. Wawan Junresti Daya, S.Si., M.Pd.
Genre: Buku Referensi
Ukuran: 15,5 x 23 cm
Tebal : ix + 296 hlm
No. ISBN: Sedang Proses
SINOPSIS
Buku ini mengupas transformasi mendasar dalam sistem penilaian Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) yang beradaptasi dengan kemajuan teknologi digital. Pendidikan jasmani kini tidak lagi dipandang sempit sebagai aktivitas fisik di lapangan yang hanya mengandalkan kekuatan otot semata, melainkan telah berevolusi menjadi sebuah pendidikan holistik yang mengintegrasikan kecerdasan intelektual, literasi digital, dan kesadaran kesehatan secara utuh. Karya ini hadir sebagai kompas intelektual untuk menjawab tantangan abad ke-21 dengan membangun jembatan epistemologis yang menghubungkan ketajaman nalar kognitif siswa di dunia maya dengan ketangguhan fisik mereka di dunia nyata.
Pada bagian intinya, buku ini membedah berbagai aspek mulai dari landasan filosofis pendidikan jasmani modern, dinamika neurologis dalam aktivitas gerak, hingga arsitektur penyusunan bank soal digital yang terpadu. Penulis menyoroti pentingnya literasi digital bagi pendidik untuk merancang instrumen evaluasi menggunakan aplikasi berbasis mobile, yang memungkinkan penilaian kognitif terdokumentasi secara presisi, variatif, dan terstandar. Selain itu, dibahas pula mengenai rekayasa sistematis dalam mengembangkan produk media edukasi cerdas serta pemanfaatan kecerdasan algoritma komputasi untuk memberikan umpan balik otomatis (feedback) yang terpersonalisasi bagi laju intelektual masing-masing peserta didik.
Sebagai visi masa depan, buku ini memproyeksikan terciptanya ekosistem Smart Classroom (ruang kelas cerdas) yang menyatukan aktivitas lapangan dengan komputasi kecerdasan buatan dan Internet of Things (IoT). Digitalisasi evaluasi ini tidak hanya bertujuan membebaskan tenaga pendidik dari beban klerikal administratif administratif, tetapi juga secara definitif mengeliminasi potensi kecurangan akademik dan membangun kultur transparansi pelaporan bagi orang tua. Pada akhirnya, inovasi teknologi ini difungsikan murni untuk mencetak generasi penerus dan arsitek peradaban yang tangguh, bugar secara ragawi, cerdas secara digital, dengan tetap melayani keluhuran martabat kemanusiaan.
Sosial Media Kami