Ironi Menghafal Tanpa Memahami: Dekonstruksi Metode dan Rekonstruksi Makna dalam Pendidikan Islam Kontemporer

 


Penulis: 
  1. Zezen Zainal Alim, M.H., M.Pd.
  2. Dr. Supratman Bagus Wibowo, M.Pd.I.
Genre: Buku Referensi
Ukuran: 15,5 x 23 cm
Tebal : xxxv + 304 hlm.
No. ISBN: Sedang Proses


SINOPSIS
Buku ini berangkat dari kegelisahan mendasar terhadap wajah pendidikan Islam kontemporer: mengapa pendidikan agama kerap melahirkan generasi yang fasih melafalkan dalil, mahir menghafal teks, tetapi belum sepenuhnya mengalami transformasi akhlak, nalar, dan kesadaran spiritual? Dengan tajam, buku ini menyoroti pergeseran fungsi hafalan yang semula menjadi pintu masuk menuju pemahaman, kini sering berubah menjadi tujuan akhir pendidikan. Tradisi hafalan tidak ditolak, tetapi diletakkan kembali pada posisinya yang proporsional: sebagai fondasi awal bagi pemaknaan, penalaran, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai Islam dalam kehidupan nyata.

Melalui pembacaan historis, epistemologis, dan pedagogis, buku ini membongkar problem pendidikan agama yang terjebak dalam monolog, fragmentasi kurikulum, budaya taklid, evaluasi yang reduktif, serta keterputusan antara ilmu dan akhlak. Dari kritik tersebut, buku ini menawarkan rekonstruksi pendidikan Islam yang lebih transformatif—pendidikan yang tidak hanya mengisi ingatan, tetapi juga menghidupkan akal, menyentuh hati, dan menggerakkan tindakan. Pada akhirnya, karya ini mengajak pembaca membayangkan lahirnya generasi ulūl albāb: generasi yang menghafal untuk memahami, memahami untuk berubah, dan berubah untuk menghadirkan rahmat bagi kehidupan.
Close Menu