BERMAIN, BERGERAK, DAN BERKARAKTER: Integrasi Latihan Olahraga berbasis Permainan Tradisional

  


Penulis:  
  1. Nabil Afiqra Febriza, S.Pd.
  2. Dr. Reza Hadinata, S.Si., M.Pd.
  3. Dr. Wawan Junresti daya, S.Si., M.Pd.
  4. Prof. Dr. Drs. Ilham, M.Kes.
  5. Dr. Ugi Nugraha, S.Pd., M.Pd.
  6. Dr. Alek Oktadinata, S.Pd., M.Pd 
Genre: Buku Referensi
Ukuran: 15,5 x 23 cm
Tebal : x + 266 hlm
No. ISBN: Sedang Proses

SINOPSIS
Buku ini menawarkan perspektif komprehensif tentang pemanfaatan permainan tradisional Indonesia sebagai media pendidikan karakter dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Dengan latar belakang keprihatinan terhadap degradasi nilai karakter pada generasi muda akibat pergeseran pola bermain dari interaksi sosial nyata ke permainan digital individualistis, penulis mengajak pembaca untuk melihat kembali kekayaan permainan tradisional sebagai warisan budaya yang sarat nilai-nilai luhur. Buku ini mengupas secara mendalam bagaimana permainan seperti benteng-bentengan, gobak sodor, egrang, congklak, dan berbagai permainan tradisional lainnya tidak hanya mengembangkan aspek fisik dan motorik anak, tetapi juga secara alami menanamkan nilai-nilai kerja sama, kejujuran, disiplin, sportivitas, dan kepemimpinan melalui pengalaman bermain yang menyenangkan dan bermakna.

Melalui pendekatan teoretis yang kokoh dengan merujuk pada pemikiran para ahli pendidikan karakter seperti Thomas Lickona serta pakar pendidikan jasmani Indonesia seperti Rusli Lutan dan Sukintaka, buku ini memetakan berbagai jenis permainan berdasarkan aktivitas gerak dominan (kelincahan, kecepatan, keseimbangan, kekuatan) dan nilai karakter yang terkandung di dalamnya. Penulis juga menguraikan mekanisme internalisasi nilai melalui pembelajaran gerak yang mencakup aspek pengetahuan moral (pemahaman aturan), perasaan moral (pengalaman emosional saat bermain), dan tindakan moral (keputusan dan perilaku nyata). Keunggulan permainan tradisional terletak pada kemampuannya mengintegrasikan pengembangan fisik, kognitif, sosial, emosional, dan moral dalam satu kesatuan pengalaman belajar yang utuh, sesuatu yang sulit dicapai melalui metode pembelajaran konvensional yang cenderung memisah-misahkan aspek perkembangan.

Bagian akhir buku ini memberikan panduan praktis bagi guru dan sekolah dalam mengintegrasikan permainan tradisional ke dalam pembelajaran, mulai dari prinsip adaptasi permainan untuk konteks sekolah, teknik penguatan perilaku positif, metode refleksi untuk internalisasi nilai, hingga pengelolaan keselamatan dan risiko. Buku ini juga membahas relevansi permainan tradisional dengan kebijakan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) serta pentingnya peran serta masyarakat dalam pelestarian warisan budaya ini. Dengan gaya bahasa yang lugas namun kaya akan contoh konkret, buku ini menjadi referensi berharga bagi para pendidik, mahasiswa, peneliti, dan pemerhati pendidikan yang ingin mewujudkan generasi muda yang tidak hanya sehat jasmani tetapi juga kuat karakter dan berakar pada nilai-nilai luhur budaya bangsa melalui pendekatan yang menyenangkan: bermain, bergerak, dan berkarakter.
Close Menu