Permainan Tradisional dalam Pembelajaran PJOK Sekolah Dasar

 





Penulis: 

  1. Sri Wahyuni Br Silitonga, S.Pd.
  2. Prof. Dr. Drs. Sukendro, M.Kes., AIFO.
  3. Dr. Ugi Nugraha, S. Pd., M.Pd.

Tebal : ix + 195 hlm.
No. ISBN: Sedang Proses
Genre: Buku Referensi
Ukuran: 15,5 x 23 cm

SINOPSIS

Permainan Tradisional dalam Pembelajaran PJOK Sekolah Dasar membahas peran permainan tradisional sebagai media pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan yang aktif, menyenangkan, aman, dan dekat dengan kehidupan anak. Buku ini menunjukkan bahwa permainan tradisional bukan sekadar aktivitas bermain, melainkan sumber belajar yang kaya unsur gerak, aturan sosial, kerja sama, sportivitas, kejujuran, disiplin, tanggung jawab, serta nilai budaya lokal. Melalui permainan seperti engklek, hadang, gobak sodor, tarik tambang, tarik upih, terompah panjang, dan berbagai permainan lokal lainnya, siswa dapat mengembangkan keterampilan motorik sekaligus membangun karakter dalam suasana belajar yang alami.


Buku ini menguraikan secara sistematis cara memilih, memodifikasi, menerapkan, dan mengevaluasi permainan tradisional dalam pembelajaran PJOK sekolah dasar. Pembahasan mencakup strategi menyesuaikan permainan dengan tujuan gerak, usia siswa, keamanan, ruang, alat, karakteristik kelas, serta nilai karakter yang ingin dikembangkan. Guru juga diarahkan untuk menggunakan pendekatan sederhana seperti kelompok kecil, sistem stasiun, timer, kode berhenti, zona menunggu, aturan protes, observasi proses, checklist, dan refleksi singkat agar pembelajaran tetap tertib, inklusif, dan bermakna.


Sebagai buku referensi populer, buku ini relevan bagi guru PJOK, mahasiswa pendidikan jasmani, dosen, kepala sekolah, dan pemerhati pendidikan dasar. Gagasan utama buku ini adalah bahwa pembelajaran jasmani yang berkualitas tidak selalu bergantung pada fasilitas mahal atau model olahraga formal, tetapi dapat tumbuh dari kekayaan budaya yang dekat dengan lingkungan siswa. Melalui permainan tradisional, sekolah dapat menghadirkan pembelajaran yang menggerakkan tubuh, membentuk karakter, memperkuat kebersamaan, dan menjaga warisan budaya agar tetap hidup dalam pengalaman belajar generasi muda.

 

Close Menu