Otonomi Daerah dan Kewenangan Gubernur: Membangun Tata Kelola Pemerintahan yang Efektif



PenulisDr. Ruddy Wijaya, SH., MH.
Genre: Buku Referensi
Ukuran: 15,5 x 23 cm
Tebal : ix + 150 hlm
No. ISBN: Sedang Proses

SINOPSIS
Dinamika hubungan antara pemerintah pusat dan daerah dalam negara kesatuan selalu menyisakan ruang diskursus yang menarik, terutama terkait posisi strategis Gubernur yang memegang peran dualistik. Buku ini membedah secara anatomis posisi Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat (GWPP) sekaligus Kepala Daerah Otonom, sebuah persimpangan krusial yang menentukan efektivitas desentralisasi. Pembahasan difokuskan pada harmonisasi kewenangan, rentang kendali manajemen pemerintahan, serta tantangan dalam menerjemahkan kebijakan nasional ke dalam konteks lokal tanpa menggerus kemandirian daerah.

Melalui pendekatan ilmu pemerintahan dan hukum tata negara, naskah ini mengeksplorasi fungsi pembinaan dan pengawasan (Binwas) sebagai instrumen perekat integritas nasional. Diuraikan bagaimana Gubernur harus memainkan peran sebagai koordinator yang efektif bagi kabupaten/kota di wilayahnya, guna mencegah fragmentasi pembangunan dan ego sektoral. Buku ini juga menyoroti pentingnya sinkronisasi regulasi dan kebijakan agar roda birokrasi berjalan dalam satu irama, menciptakan sinergi yang produktif antara berbagai tingkatan pemerintahan demi pelayanan publik yang optimal.

Hadir sebagai referensi "daging" bagi para praktisi pemerintahan dan akademisi, buku ini menawarkan konsep teoretis tentang tata kelola pemerintahan daerah modern yang adaptif dan akuntabel. Pembaca akan dipandu untuk memahami bahwa otonomi daerah bukanlah tujuan akhir, melainkan alat untuk mencapai kesejahteraan masyarakat. Dengan analisis yang tajam mengenai kewenangan atribusi, delegasi, dan mandat, karya ini menjadi peta jalan dalam menavigasi kompleksitas birokrasi pemerintahan daerah di era otonomi yang menuntut efisiensi dan inovasi.
Close Menu